Numismatika Indonesia

Uang kertas dari kepulauan Indonesia sejak masa kolonial hingga sekarang

Bagikan artikel ini:XFacebookLinkedInWhatsApp
Gambar uang kertas 20250407-1752

Sistem moneter: 1 Gulden = 100 sen (hingga 1948) 1 Rupiah = 100 sen (1945 - sekarang)

DUA SETTENGAH RUPIAH
bancnota dua settengah rupiah 1956 fata bancnota dua settengah rupiah 1956 verso

Tahun terbit: 1956 Nilai: 2 1/2 rupiah Penerbit: Republik Indonesia Jenis: uang kertas Sisi depan: pria tua dengan pakaian tradisional, latar merah tua Sisi belakang: simbol nasional burung Garuda Pancasila, latar hijau

SATU RUPIAH
bancnota satu rupiah 1951 fata bancnota satu rupiah 1951 verso

Tahun terbit: 1951 Nilai: 1 rupiah Penerbit: Republik Indonesia Jenis: uang kertas Sisi depan: pantai dengan pohon kelapa, teras sawah, latar biru Sisi belakang: gunung berapi, latar biru Pencetak: Security Banknote Company (SBNC), perusahaan AS

SATU RUPIAH

bancnota satu rupiah 1956 fata bancnota satu rupiah 1956 verso

Tahun terbit: 1956 Nilai: 1 rupiah Penerbit: Republik Indonesia Jenis: uang kertas Sisi depan: potret gadis Jawa, latar biru Sisi belakang: simbol nasional burung Garuda Pancasila, latar biru

DUA PULUH LIMA RUPIAH

bancnota dua puluh lima rupiah 1959 fata bancnota dua puluh lima rupiah 1959 verso

Tahun terbit: 1959, 1 Januari Nilai: 25 rupiah Penerbit: Bank Indonesia Jenis: uang kertas Sisi depan: teratai, kata-kata dalam ejaan lama masa kolonial "Djakarta", "Djanuari", latar hijau Sisi belakang: dua bangau, latar biru Pencetak: Thomas De La Rue & Company, Limited (TDLR), perusahaan Inggris

LIMA PULUH RUPIAH

bancnota dua settengah rupiah 1956 fata bancnota dua settengah rupiah 1956 verso

Tahun terbit: 1959, 1 Januari Nilai: 50 rupiah Penerbit: Bank Indonesia Jenis: uang kertas Sisi depan: bunga matahari, latar biru Sisi belakang: tanaman kapas, latar cokelat Pencetak: Thomas De La Rue & Company, Limited (TDLR), perusahaan Inggris

LIMA RUPIAH

bancnota lima rupiah 1951 fata bancnota lima rupiah 1951 verso

Tahun terbit: 1951 Nilai: 5 rupiah Penerbit: Republik Indonesia Jenis: uang kertas Sisi depan: potret pria Jawa, latar biru Sisi belakang: simbol nasional burung Garuda Pancasila, latar biru Pencetak: Security Banknote Company (SBNC), perusahaan AS

LIMA RUPIAH

bancnota lima rupiah 1947 fata bancnota lima rupiah 1947 verso

Tahun terbit: 1947, 1 Januari Nilai: 5 rupiah Penerbit: Republik Indonesia Jenis: uang kertas Sisi depan: potret Presiden Sukarno, kota Yogyakarta dalam ejaan lama "Djokjakarta", latar hijau Sisi belakang: peringatan tentang pemalsuan uang, latar hijau

SERIBU RUPIAH

bancnota seribu rupiah 2018 fata bancnota seribu rupiah 2018 verso

Tahun terbit: 2018 Nilai: 1000 rupiah Penerbit: Bank Indonesia Jenis: uang kertas Sisi depan: Kapitan Pattimura - pahlawan nasional dari Pulau Ambon, simbol perjuangan kemerdekaan, latar toska Sisi belakang: perahu nelayan di depan dan Kepulauan Maitara dan Tidore di Kepulauan Maluku di kejauhan, latar toska Pencetak: Perum Percetakan Uang RI (PERURI), perusahaan Indonesia

SEPULUH RIBU RUPIAH

bancnota sepuluh ribu rupiah 1992 fata bancnota sepuluh ribu rupiah 1992 verso

Tahun terbit: 1992 Nilai: 10000 rupiah Penerbit: Bank Indonesia Jenis: uang kertas Sisi depan: potret Wakil Presiden Sri Sultan Hamengku Buwono IX, sultan dan gubernur daerah istimewa Yogyakarta. Adegan pramuka berkemah pada latar merah muda. Sisi belakang: Candi Borobudur - candi Buddha terbesar di dunia, latar merah muda Pencetak: Perum Percetakan Uang RI (PERURI), perusahaan Indonesia

LIMA RATUS RUPIAH

bancnota lima ratus rupiah 1982 fata bancnota lima ratus rupiah 1982 verso

Tahun terbit: 1982 Nilai: 500 rupiah Penerbit: Bank Indonesia Jenis: uang kertas Sisi depan: Amorphophallus titanum - tanaman tropis yang dapat mencapai tinggi lebih dari tiga meter, latar hijau Sisi belakang: gedung bank nasional Indonesia Pencetak: Perum Percetakan Uang RI (PERURI), perusahaan Indonesia

SERIBU RUPIAH

bancnota seribu rupiah 1992 fata bancnota seribu rupiah 1992 verso

Tahun terbit: 1992 Nilai: 1000 rupiah Penerbit: Bank Indonesia Jenis: uang kertas Sisi depan: Danau Toba di Pulau Sumatra, danau vulkanik terbesar di dunia, latar biru muda Sisi belakang: lompat batu Pulau Nias - ritual peralihan di Pulau Nias yang melibatkan lompatan melewati batu setinggi dua meter Pencetak: Perum Percetakan Uang RI (PERURI), perusahaan Indonesia

LIMA RIBU RUPIAH

bancnota lima ribu rupiah 1992 fata bancnota lima ribu rupiah 1992 verso

Tahun terbit: 1992 Nilai: 5000 rupiah Penerbit: Bank Indonesia Jenis: uang kertas Sisi depan: sasando Rote - alat musik mirip harpa dari Pulau Rote, terdiri dari tabung bambu yang dikelilingi daun palem kering (Borassus flabellifer) Sisi belakang: kawah Gunung Kelimutu dengan tiga danau berwarna berbeda: merah, biru, dan hijau; warna danau berubah secara berkala seiring aktivitas vulkanik Pencetak: Perum Percetakan Uang RI (PERURI), perusahaan Indonesia

DUA SETENGAH RUPIAH

bancnota dua sentengah rupiah 1968 fata bancnota dua sentengah rupiah 1968 verso

Tahun terbit: 1968 Nilai: 2 1/2 rupiah Penerbit: Bank Indonesia Jenis: uang kertas Sisi depan: Jenderal Sudirman, komandan pertama angkatan bersenjata nasional Indonesia Sisi belakang: perempuan memanen kopra - inti kelapa putih kering untuk membuat minyak kelapa Pencetak: P.N. Pertjetakan Kebajoran, perusahaan Indonesia

LIMA RUPIAH

bancnota lima rupiah 1968 fata bancnota lima rupiah 1968 verso

Tahun terbit: 1968 Nilai: 5 rupiah Penerbit: Bank Indonesia Jenis: uang kertas Sisi depan: Jenderal Sudirman, komandan pertama angkatan bersenjata nasional Indonesia Sisi belakang: Bendungan Jatiluhur yang dibangun antara 1957 dan 1965 di Provinsi Jawa Barat Pencetak: P.N. Pertjetakan Kebajoran, perusahaan Indonesia

SERATUS RUPIAH

bancnota seratus rupiah 1984 fata bancnota seratus rupiah 1984 verso

Tahun terbit: 1984 Nilai: 100 rupiah Penerbit: Bank Indonesia Jenis: uang kertas Sisi depan: merpati Victoria Goura, spesies merpati besar asli Papua (New Guinea), dengan bulu biru keabu-abuan dan jambul berenda Sisi belakang: Bendungan Tangga Asahan - bendungan yang dibangun antara 1978 dan 1981 di Sungai Asahan, Sumatra Utara Pencetak: Perum Percetakan Uang RI (PERURI), perusahaan Indonesia

50 Cent

bancnota 50 Cent 1943 fata bancnota 50 Cent 1943 verso

Tahun terbit: 1943, 2 Maret Nilai: 50 sen Penerbit: Hindia Belanda Jenis: uang kertas Sisi depan: potret Wilhelmina, Ratu Belanda, yang memerintah selama 58 tahun antara 1890 dan 1948, masa pemerintahan terlama seorang monarki Belanda Sisi belakang: peringatan tentang pemalsuan uang, ditulis dalam dua bahasa: Bahasa Indonesia dan Belanda, latar hijau Pencetak: American Banknote Company (ABNC), perusahaan AS

SEPOELOEH ROEPIAH

bancnota sepoeloeh roepiah 1944 fata bancnota sepoeloeh roepiah 1944 verso

Tahun terbit: 1944 Nilai: 10 rupiah Penerbit: Dai Nippon Teikoku Seihu (Pemerintah Kekaisaran Jepang) Jenis: uang kertas Sisi depan: penari dari Pulau Jawa Sisi belakang: dua stupa dan patung Buddha dari Candi Borobudur Pencetak: kemungkinan dicetak secara lokal di Sumatra

SERATOES ROEPIAH

bancnota seratoes roepiah 1944 verso

Tahun terbit: 1944 Nilai: 100 rupiah Penerbit: Dai Nippon Teikoku Seihu (Pemerintah Kekaisaran Jepang) Jenis: uang kertas Sisi depan: di kiri terdapat patung dengan singa, di kanan patung Wisnu menunggang burung Garuda, simbol nasional Indonesia Sisi belakang: wayang - bentuk teater boneka tradisional yang berasal dari Pulau Jawa; kini juga ditemukan di Bali. Pertunjukan wayang sering menceritakan episode dari mitologi Hindu. Pencetak: kemungkinan dicetak secara lokal di Sumatra

TEN DOLLARS

bancnota ten dollars 1944 fata bancnota ten dollars 1944 verso

Tahun terbit: 1944 Nilai: 10 dolar Penerbit: Pemerintah Jepang Jenis: uang kertas Sisi depan: pohon palem, pohon pisang (karena itulah julukan "banana money" untuk uang kertas jenis ini), pohon dan buah jambu, di sisi kanan buah nanas. Uang kertas semacam ini digunakan selama pendudukan Jepang di Malaysia, Singapura, dan bagian utara Pulau Borneo (wilayah Sabah dan Sarawak) Sisi belakang: pemandangan dengan pohon palem, laut dengan kapal modern di kejauhan Pencetak: kemungkinan dicetak secara lokal di Sumatra

Note: The objects illustrated in this article are part of the author's private collection.