Deskripsi
Secara umum, sebuah buku pustaha berisi rumus magis, teka-teki, resep, dan aturan. Kata "pustaha" berasal dari kata Sanskerta "pustaka" yang berarti "buku" atau "manuskrip". Pustaha terdiri dari dua sampul kayu yang disebut lampak dan halaman yang dibuat dari kulit pohon yang disebut laklak. Biasanya, sampul kayu dipahat dengan figur tokek yang mewakili dewa Boraspati ni Tano, dewa bumi yang melambangkan kekayaan dan kesuburan.
Isi sebuah buku pustaha bisa berupa tiga jenis: seni menjaga kehidupan (sihir putih), seni menghancurkan kehidupan (sihir hitam), dan seni meramal. Contoh sihir putih dalam pustaha meliputi pengetahuan membuat ramuan untuk melindungi peminumnya dari penyakit dan kutukan, pengetahuan untuk membuat jimat, resep untuk obat-obatan, dan mantra.
Pustaha ini kemungkinan dibuat pada abad ke-20-21.
Dimensi - panjang 7,5 cm, lebar 5,5 cm, tinggi 3,5 cm
Note: The object illustrated in this article is part of the author's private collection.