Kendang: Ritme dan Kepemimpinan dalam Musik Ansambel Indonesia
Kenali konstruksi dan kepemimpinan musikal kendang melalui praktik Jawa Tengah, Jaipongan Sunda, dan gong kebyar Bali.
Kenali konstruksi dan kepemimpinan musikal kendang melalui praktik Jawa Tengah, Jaipongan Sunda, dan gong kebyar Bali.
Kenali gong berpencu pada bonang, wilayah nada barung dan panerus, teknik tabuhan, serta perannya yang terdokumentasi dalam gamelan Jawa Tengah.
Telusuri hubungan pengecoran dan penempaan gong perunggu di Wirun dengan pelarasan, siklus musikal, dan kehidupan gamelan pusaka Yogyakarta.
Kenali pembuatan lontar di Bali melalui pemilihan dan pengolahan daun, penggoresan aksara, penghitaman tulisan, papan pelindung, dan perawatan naskah.
Naskah Melayu beraksara Jawi menghubungkan pembelajaran Islam, dokumen istana, dan jaringan penyalinan dari Sumatra dan Riau hingga Semarang dan Makassar.
Adaptasi huruf Arab dalam Pegon untuk pembelajaran, puisi, dan penulisan sejarah berbahasa Jawa serta Sunda, melalui contoh naskah yang dapat diidentifikasi.
Kenali suntiang Minangkabau melalui hiasan bertingkat, teknik pemasangan di Padang, tanggung jawab pengantin, tradisi pemakaian setempat, dan bukti koleksi museum.
Kenali Caci Manggarai di bagian barat Flores melalui perlengkapan cambuk dan perisai, syukuran panen, musik, serta hubungan antarpemain.
Telusuri bagaimana topeng ukir menjadi tokoh melalui tari, cerita, dan upacara dalam tradisi Cirebon, Malang, dan Bali.
Kenali bagaimana tiang bisj Asmat mengubah pohon menjadi ukiran peringatan melalui figur leluhur, keahlian pengukir, dan ritual bersama.
Kenali bagaimana gringsing Tenganan mempertemukan keterampilan ikat ganda, kepercayaan tentang perlindungan, dan pewarisan pengetahuan menenun.
Kenali aksara Kawi dan bahasa Jawa Kuno melalui prasasti, piagam tanah, puisi istana, serta tradisi naskah yang meneruskan warisan tulis Jawa masa awal.
Kenali korwar Teluk Cenderawasih melalui bentuk ukiran, hubungan dengan leluhur, perbedaan setempat, dan perubahan maknanya dalam koleksi museum.
Mengenal epos Bugis La Galigo melalui naskah, peran Colliq Pujie, pembacaan berlagu, teater modern, dan upaya merawat ingatan budaya.
Telusuri peran tulisan Lontara dalam menyimpan silsilah, kronik, dan catatan istana Bugis dan Makassar serta cara sejarawan membaca naskahnya.
Kenali mamuli Sumba melalui bentuk emasnya, peran dalam pertukaran perkawinan, pemaknaan setempat, dan kedudukannya sebagai pusaka leluhur.